Pencegahan COVID-19

ADRA Indonesia has anticipated the impact of the spreading of the Coronavirus (Covid-19) to its humanitarian project sustainability. Currently, there are several large projects ongoing, Reconstruction project, Livelihood Recovery Project for disaster victims in Central Sulawesi and also the HIV / AIDS anti-stigma project in Papua, Indonesia.


ADRA Indonesia bertanggung jawab untuk memitigasi dan juga menyebarkan informasi apa pun mengenai pencegahan dan mitigasi virus kepada semua staf, penerima manfaat, dan masyarakat.


Semua proyek pemulihan mata pencaharian di Sulawesi Tengah harus diselesaikan sesuai jadwal untuk mencegah kemiskinan kronis setelah bencana alam pada tahun 2018. Namun, sekarang tantangan baru muncul karena pandemi ini. Sebagian besar kegiatan proyek yang harus melibatkan sejumlah besar peserta dan ini dapat menjadi wadah untuk penyebaran virus. ADRA telah mengembangkan prosedur pencegahan dan mitigasi dan rencana darurat untuk menjaga agar semua proyek dan kegiatan berjalan tanpa membahayakan staf dan masyarakat.


Dalam implementasinya, ADRA mengurangi dan membatasi kegiatan proyek yang mengumpulkan banyak orang di satu tempat, mengurangi jumlah anggota di setiap pertemuan, dan menjaga jarak aman setidaknya satu meter. Staf ADRA secara aktif mengajar masyarakat bagaimana mencegah penyebaran virus ini di setiap kesempatan dalam pertemuan terbatas, spanduk, selebaran, dan juga menggunakan media online.


Saat ini, masih ada banyak korban pengungsi bencana alam yang masih tinggal di tempat-tempat yang paling rentan, yaitu kamp-kamp pengungsi, di mana tidak ada jarak sosial atau fisik, dan kurangnya sanitasi.