Rekonstruksi POSKESDES Jono

Since the entry of ADRA Indonesia for the reconstruction of the North Pakuli PUSTU through village deliberations on Friday 3 May 2019. From the results of the deliberation, the government was responsible for carrying out the process of demolishing the old PUSTU (community Heatlh Sub-center) building independently by the local community.

Bidan Indrawati
Tempat Pelayanan Kesehatan Sementara Pasca Bencana

Saat mengetahui bangunan POSKESDES Jono dalam kondisi rusak berat dan tidak layak digunakan lagi, hal itu tidak membuat bidan Indrawati berhenti melakukan pelayanan kesehatan. Bahkan sama sekali tidak membuatnya sulit untuk tetap menjalankan tugasnya sebagai bidan yang bertugas di desa Jono. Ujarnya saat ditemui langsung oleh tim Rekonstruksi (Wandi dan Novriyanto) di kediamannya Jumat 28 Juni. Pada kesempatan itu, ia banyak menceritakan pengalaman melakukan pelayanan kesehatan dengan kondisi yang tidak lagi normal pasca bencana. Termasuk diantaranya adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan sering kali berlangsung di rumah-rumah warga yang merekapun bersedia rumahnya untuk digunakan. Sebab bangunan POSKESDES kala itu dalan kondisi rusak berat dan juga tidak tersedia tempat pelayanan kesehatan darurat. Walaupun sebelumnya ia pernah mengusulkan ke pemerintah desa agar dibangunkan tempat pelayanan kesehatan darurat dari NGO yang intervensi desanya. Setiap kali ia hendak berkunjung ke desa untuk melakukan pelayanan, maka pengumuman pemberitahuan disampaikan oleh kader desa kepada seluruh masyarakat bahwa akan ada kegiatan pemeriksaan kesehatan di tempat dan waktu yang telah ditentukan. Dengan segala keterbatasan, pelayanan hanya sering dilakukan di dusun II. Sebab, di dusun tersebutlah paling banyak terdapat warga dan didukung kondisi lingkungan yang representative dibandingkan dengan dusun I dan dusun III.

II.Pengalaman Bidan Melakukan Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana

Sisi lain, ia juga sempat menceritakan pengalaman yang tak biasa dialaminya. Selama melakukan pelayanan, ia harus bolak balik Palu-Jono sepanjang hari karena tidak memiliki tempat tinggal lagi di desa. Warga yang mengetahui hal tersebut, memberi pesan kepadanya untuk menetap di desa dan ditawari oleh warga agar bersedia tinggal di salah satu rumah mereka. Namun, bidan lebih memilih untuk tinggal di kediaman aslinya walau harus menempuh jarak yang cukup jauh setiap harinya. Ia hanya mengeluhkan dengan kondisi jalan menuju ke desa Jono masih banyak yang rusak.

Di tengah kesulitan itu, ia juga merasa terbantu dengan adanya 2 orang bantuan tenaga kesehatan dari PUSKESMAS Baluase yang ditugaskan langsung oleh Kepala PUSKESMAS selama 2 bulan dimasa respon bencana untuk membantunya dalam melakukakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Walau hanya dalam waktu singkat, bantuan tenaga kesehatan tersebut menurutnya sangat membantu dalam mengahadapi situasi kala itu. Hingga akhirnya, ia bertugas lagi seorang diri ketika ke 2 bantuan tenaga kesehatan tersebut ditarik kembali. Bersamaan dengan penarikan tenaga kesehatan, kepala PUSKESMAS juga mengintruksikan kepada bidan agar kunjungsan ke desa untuk melakukan pelayanan kesehatan dilakukan setiap 3x seminggu.

Bidan menjelaskan bahwa pasca bencana, ada sekitar 10 wanita desa Jono yang melahirkan harus dirujuk ke PUSKESMAS Baluase karena tidak tersedianya fasilitas di desa. Kesyukurannya ialah ke 10 wanita yang melahirkan tersebut tidak mengalami kendala dan hambatan ketika proses merujuk hingga persalinan berlangsung. Selain itu, pasien yang datang berkunjung untuk pemeriksaan dan berobat mengalami penurunan jumlah yaitu 15-18 orang/bulan. Dibandingkan dengan sebelum bencana mencapai 27-30 orang setiap bulannya. Ia pun tidak mengetahui penyebab pastinya. Para pasien tersebut lebih didominasi oleh anak-anak dengan keluhan batuk/ispa dan wanita dewasa dengan maksud untuk ber-KB. Diakhir kata, dengan rasa syukur ia pun sempat menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada ADRA Indonesia atas kepeduliannya melalui bantuan yang begitu besar karena membangun kembali POSKESDES di desa Jono tempat ia bertugas.

Leave your comment