Tanggap Bencana - Banjir Makassar

Pada tanggal 1-6 Februari 2019, ADRA Indonesia kembali menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir di Makassar khususnya di kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Dengan dukungan YES Makassar (youth emergency service ) yang dipimpin langsung oleh Wennel Runturambi yang juga adalah anggota tanggap bencana ADRA Indonesia (ERT), bantuan yang berupa 100 paket bahan pokok makanan ini dapat tersalurkan dengan baik kepada mereka yang sangat membutuhkan. Bantuan ini merupakan wujud dukungan para relawan dan donatur ADRA Indonesia.  

Banjir yang terjadi tanggal 22 Januari ini ini disebabkan oleh intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak akhir tahun 2018 dan awal 2019. Hujan yang tak berhenti selama 2 hari berturut-turut pada 21 - 22 Januari 2019 adalah puncaknya . Menurut BNPB, 106 desa yang tersebar di 61 kecamatan di 13 kabupaten/kota yaitu Jeneponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap , Bantaeng, Takalar, Selayar, dan Sinjai terdampak parah. Banjir ini juga telah menelan korban sebanyak 59 Orang Meninggal dan 25 Orang Hilang.

(https://www.bnpb.go.id/106-desa-terdampak-banjir-dan-longsor-di-sulawesi-selatan-59-orang-meninggal-dan-25-orang-hilang).

"I hope that all elements of society and the government together can handle this disaster. I am happy to be involved in this response and I hope assistance provided will ease the burden of the victims of the disaster," said Wennel Rumambi.