Air Minum

ADRA melaksanakan respons bencana berupa intervensi WASH (Water Sanitation and Hygiene) untuk korban gempa bumi, tsunami, liquifaksi serta tanah longsor pada 28 September 2018 di Sulawesi Tengah. ADRA didukung oleh jaringan ADRA sedunia dan juga melalui pendanaan DFAT dan konsorsium Operasi Bencana Jaringan Agensi Gereja (CAN DO) dan efektif 8 Oktober 2018 untuk menyediakan pasokan air yang aman, unit air, promosi kebersihan, transportasi dan penyimpanan air yang aman.

 Melalui mitra pelaksana Water Mission, program CAN DO dan WASH Network akan memasang 4 sistem air bersih yang menggunakan filtrasi dan / atau desinfeksi, yang masing-masing menyediakan 10.000 liter per hari selama minimal 3 bulan dan juga memberikan promosi kebersihan dan penyimpanan air yang aman berupa galon air untuk masing-masing keluarga.  

ADRA akan menempatkan unit-unit mesin air bersih tersebut dekat dengan populasi yang terkena dampak bencana. ADRA menggunakan Standar Sphere, yaitu 15 liter per orang per hari. Sesuai dengan perhitungan ini, unit-unit tersebut dapat melayani 533 keluarga tetapi dalam keadaan darurat dan hanya untuk penyediaan air minum saja, maka standar konsumsi perorang dapat diturunkan menjadi 2.5 ltr per perorang perhari, dengan hitungan ini berarti pelayanan air bersih untuk air minum dapat melayani sebanyak 3.200 keluarga (atau lebih kurang sebanyak 16.000 orang dengan asumsi satu keluarga memiliki anggota sebanyak 5 orang).

ADRA akan melayani di desa Pulu di kecamatan Dolo, desa Tuva di kecamatan Gumbasa, desa Pobewe di Sigi Biromaru dan Dogala kodi di kota Palu.