Bangkit untuk makanan bergizi

P1010598

Bangkit untuk makanan bergizi

Latar Belakang

Status gizi anak-anak balita menunjukkan kesejahteraan masyarakat, ukuran kelangsungan hidup anak, dan merupakan refleksi kondisi di mana anak-anak (dan orang lain dalam masyarakat) hidup, termasuk perawatan kesehatan mereka. Di Sangihe, ibu dan pengasuh serta balita mereka memiliki tingkat kehadiran yang rendah di Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) di setiap desa. Hasilnya, jumlah anak yang terhambat dan kurang gizi meningkat setiap tahunnya. Hal ini disebabkan kurangnya layanan yang dilakukan oleh kader kesehatan setempat yang sebagian besar bergantung pada petugas kesehatan dari Puskesmas yang melayani banyak desa di setiap kecamatan. Bahkan, beberapa ibu di masyarakat yang menghadapi tantangan dan kendala bersama mampu menjaga anak-anak mereka sehat dan bergizi baik. 

Solusi Inovatif

Revitalisasi Posyandu adalah yang pertama dilakukan oleh ADRA. ADRA membagikan hasil penelitian Positive Deviance ke setiap desa dan kecamatan. Kader kesehatan lokal dilatih dengan baik, ibu dan pengasuh dilibatkan dalam setiap tahap, dan laporan bulanan disajikan secara teratur dalam rapat musyawarah di setiap desa yang beranggotakan semua pemangku kepentingan desa.

Hasil Berkelanjutan

Program ini telah bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan dan mereka sekarang dapat memantau dan mengevaluasi tingkat kesejahteraan sosial mereka sendiri dan mengambil tindakan yang sesuai terkait temuan dan informasi yang ada. Bupati telah berkomitmen untuk mengambil tindakan nyata dalam peningkatan gizi anak di semua tingkatan dengan mempertahankan Posyandu. Program Pendidikan Kesehatan dan Nutrisi (HANEP) Kabupaten Pulau Sangihe, Sulawesi Utara, Juli 2009-Juni 2012